Kunjungan Kerja Menteri dan Wakil Menteri ESDM RI ke Kintamani

  • 06 November 2017
  • Umum
Kunjungan Kerja Menteri dan Wakil Menteri ESDM RI ke Kintamani
Menteri  ESDM, Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar beserta perwakilan dari 20 KKS dan beberapa staf Kementerian ESDM melakukan kunjungan kerja ke Museum Geopark Batur di Kintamani, Bangli,  pada hari minggu 4 Desember 2016.  Setibanya di Penelokan, Menteri ESDM dan rombongan melihat-lihat Kaldera Batur dengan Gunungapi Batur dan Danau Batur selama 30 menit, yang dipandu oleh Kepala Badan Geologi, Dr. Ir. Ego Syahrial, M.Sc, didampingi Bupati Bangli, Kapolsek Bangli, Sekda Bangli, dan Aparat Pemkab Bangli lainnya, tokoh/ pemuka agama setempat, Sekretaris Badan Geologi, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, dan Kepala Museum Geologi dan seluruh Staf Badan Geologi yang hadir di lokasi. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Geologi menjelaskan tentang sejarah terbentuknya Kaldera Batur berdasarkan temuan-temuan para ahli geologi di antaranya peneliti dari Badan Geologi, menyimpulkan bahwa Kaldera Batur merupakan kaldera terindah di dunia dan keberadaan Gunungapi Batur Purba, kl. 3.000 m di atas permukaan laut (m.dpl) atau kl 700 m di atas muka Danau Batur pada kl 30.000 tahun yang lalu Gunung Batur purba tersebur kemudian meletus dan menghasilkan kaldera pertama berbentuk elips berukuran 13,8 × 10 km dan Danau Batur berikut produk letusan yang disebut ignimbrit (welded tuff) atau batu paras menurut masyarakat setempat, yang relative berukuran butir lebih halus.
 
Setelah melakukan tinjauan di kawasan penelokan, kemudian rombongan memasuki ruang/hall utama MGB yang berisi peragaan maket Kaldera Batur dan penjelasan singkat tentang geopark dan geopark di dunia, termasuk enam geopark di Indonesia yang menyuguhkan peragaan geodiversity, yaitu pembentukan alam raya, letusan gunung api yang fenomenal di Indonesia, terbentuknya Pulau Bali, dan pembentukan Kaldera Batur berikut jenis-jenis lava Gunungapi Batur dilanjutkan kunjungan ke  MGB yang berisi peragaan biodiversity dan keragaman budaya setempat, dan kemudian melihat ke peragaan letusan Gunungapi Batur pada periode-periode terpilih sebagai simulasi, dan memasuki ruang Auditorium untuk melihat video tentang Gunungapi Batur.
 
Di ruang Auditorium Kepala Badan Geologi kembali menyampaikan tentang fenomena terjadinya Kaldera Batur yang luar biasa sehingga mendapat status sebagai UGG dan mengajak semuanya turut berperan di dalam menjaga keberlangsungan Batur UGG ini dengan mentaati aturan-aturan yang telah ditetapkan juga inovasi-inovasi untuk mengisi program dan kegiatan di Batur UGG ini, termasuk di MGB, misalnya dengan mengajak anak-anak sekolah untuk mengunjungi Museum Gunung Batur, dan menjaga kebersihan lingkungan Batur UGG. Rombongan Menteri ESDM menonton video tentang Gunungapi Batur dan pemberian cindera mata/ tali kasih dari Menteri kepada para pengamat gunungapi yang hadir sebanyak 22 orang berasal dari pos pengamatan gunungapi (PGA) yang berada di Bali, dan wakil-wakil dari pos PGA di NTB dan NTT; juga kepada tiga PNS di MGB. Menteri ESDM dalam arahannya setelah pemberian cinderamata menyampaikan agar para pengamat gunungapi tak henti-hentinya melaksanakan tugas dengan penuh semangat, jangan takut sendirian atau kesepian di lingkungan kerja, melainkan harus menganggap pekerjaan tsb sebagai salah satu pekerjaan yang paling mulia karena memberi manfaat kepada orang banyak. Setelah acara pemberian tali kasih dan arahan, dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang, kemudian press conference.  Dalam acara ini, MESDM menyatakan bahwa keberadaan Museum Geopark sangat penting untuk mengenalkan salah satu kekayaan bumi Indonesia yang luar biasa (yaitu Kaldera Batur) kepada masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali.
  • 06 November 2017
  • Umum

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita